Kata-kata ini mulai agak sering di dengar di media sewaktu cawagub Jawa Barat.. (alias calon wakil gubernur) Agum Gumelar menanggapi kekalahannya di pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.
Menurut beliau dalam sebuah dialog di media televisi, ada "Black Campaign" mengenai dia dan pasangan dalam pemilihannya pra pemilu.. dimana dirinya yang juga di dukung oleh PDS (partai kristen), di ‘beritakan’ di tempat-tempat ibadah bahwa mereka akan meng-kristenisasi Jawa Barat… Dan jika kita telusuri di mesin pencari, maka kita akan melihat sekian banyak kasus ‘Black Campaign’ selama pilkada di banyak daerah di Indonesia.
 
Axis LogoItulah contoh aplikatif dari "Black Campaign", cara curang untuk memenangkan kompetisi.. sehingga pihak yang dirugikan pun tak berdaya mau nuntut kemana, karena gak jelas sumber dan siapa yang bertanggungjawab.
Begitu juga dengan kartu AXIS, GSM baru yang di ‘telurkan’ oleh Group Lippo ini.. belum seumur jagung, sudah di hajar dengan "Black Campaign" yang dihubungkan dengan agama.. karena hal-hal yang berhubungan dengan agama/ras lebih mudah dan cepat mendapat awarenes..
 
Anyway, saya mengenal salah satu ‘orang dalem’ di Axis.. beliau anak Tuhan yang saya pun kagum dengan iman yang beliau miliki ketika menghadapi ujian dalam hidupnya.. yaitu ketika istrinya sakit (sekarang sudah meninggal), beliau tetap teguh.. bahkan diwaktu pertama kali betemu, beliau meninggalkan istrinya di rumah sakit sesaat.. untuk melayani retret di tempat kami. Saya pikir sudah saatnya kita menanggapi "campaign" seperti ini dengan "open minded". Dengan tidak menjadi bagian ‘perpanjangan tangan’ orang2 yang tidak bertanggung jawab, namun meraih keuntungan atas hal tersebut.
 
Untuk lebih jelas tentang "Black Campaign", ada seorang bloger yang menuliskan tentang hal tersebut lebih baik dari saya.. silahkan kunjungi linknya dengan judul ‘Kenali Black Campagn di Internet‘, semoga berguna.