Ini adalah kisah tentang cangkir..
Suatu kali kita dihadapkan dengan tiga buah penampung air pemuas dahaga ini. Disana ada sebuah gelas kristal dari venice yang terkenal elegan dan mahal, lalu ada sebuah mug keramik lokal yang tidak semahal kramik dinasti Ming tiongkok, lalu satu lagi adalah sebuah gelas plastik menyerupai gelas air mineral, terlihat biasa saja bukan..
Bahan mereka berbeda-beda, itu menggambarkan mengenai jabatan, kekuasaan, apa kita miliki. Namun apa sebenarnya yang orang cari??
Apa yang ada di dalam cangkir tersebut bukan..??!
Apa yang ada di dalam gelas tersebut menggambarkan mengenai kepuasan kita, baiknya hubungan kita dengan saudara-saudara kita dan Tuhan, kepuasan dari orang-orang sekitar kita atas hidup kita di tengah-tengah mereka.
Namun…
Pertama gelas crystal yang sangat baik dari Venice, dihidangkan dengan hanya berisi air sedikit saja dan itu air mineral biasa.. Terlihat elegan bukan, namun biasa saja isinya.. hanya air mineral.
Yang kedua, adalah mug klasik dari daratan china.. memang klasik tapi tetap mahal, berisi teh namun agak sedikit kotor..
Yang ketiga, hanya gelas plastik (seperti air kemasan) berisi air syrup manis yang segar sekali..
Pada saat orang haus, apa yang dia pilih??
Apakah cangkirnya?? atau isinya?!
Tentu saja isinya… karena itulah yang akan dinikmati baik kita maupun orang lain, itu yang pertama.. sedangkan cangkirnya adalah hal kedua yang masih bisa di tolelir.
Jadi sebenarnya saat ini, apakah yang menjadi kepuasan kita??
Berlomba mendapatkan isinya atau cangkirnya…
Jika kita mendapatkan keduanya dengan seimbang, tentu saja sangat baik.. tapi kadang pilihan sulit membuat kita harus memilih mana yang menjadi prioritas dalam pencarian hidup ini.. jadi mari kita belajar untuk menemukan esensinya.
hope you’ll take the point..