March 24, 2008

Sore ini, penuh dan sesak.. pastinya setiap orang berebut untuk masuk ke dalam bus, kenapa? Karena sudah lelah seharian di kantor, cape dan ingin istirahat. Saya pun ikut mengejar bus sore ini untuk pulang.

Saya menunggu bus di depan halte Citraland, Jakarta Barat. Sering sekali saya dengar tejadi pencopetan telepon genggam atau dompet, dan beberapa kali ada yang bersamaan dengan saya (dalam bis yang sama). Begitu juga sore tadi, saya menunggu pintu belakang bus dibuka, setelah itu saya naik.. lalu saya duduk di bangku terdekat yang saya lihat yaitu bangku kedua dari pintu belakang, karena bangku itu kosong. Bersamaan dengan saya, ada seorang wanita sebut saja Ina dia ingin duduk di depan saya persis.. namun agak kesulitan karena ada seorang bapak bertubuh lebih tinggi dari dirinya ‘menghalangi’ langkahnya ke tempat duduk tersebut, Ina mencoba menghindar.. namun bapak tersebu seolah-olah salah tingkah mengikti gerakan menghindarnya Ina, bapak tersebut memegang jacket ditangan kanannya.. yang secara tidak sengaja saya lihat tangan dibalik jacket tersebut berhasil mengambil telepon genggam milik Ina yang berada di saku jeans kirinya.

Wooww.. kejadian itu sungguh cepat sekali, dan menggugah hati saya untuk bertindak..namun saya tidak mau bertindak bodoh, karena tidak menyadari berapa banyak orang yang bersama-sama dalam aksi bapak tersebut (I wanna be superman..), saya diam tidak bisa melakukan pertolongan apa pun, juga seorang bapak dengan ketiga anaknya yang duduk berseberangan dengan saya, melihat aksi tersebut namun sama, tidak berani memberikan pertolongan.

Saya ragu untuk membantu disaat kejadian tersebut, kecuali jika saya mengetahui persis berapa orang mereka atau ada perlindungan bagi saksi dinegara ini. Namun dari kejadian tadi saya melihat beberapa hal yang mungkin bisa jadi pelajaran dan menolong kita agar lebih waspada:

  1. Berhati-hatilah jika naik kedaraan umum, jangan menggunakan atau menunjukan barang-barang berhaga yang berlebihan, be smart.
  2. Jika kita mengantungi telepon genggam kita, terutama wanita.. yang kadang dengan aksesoris gantungan.. jangan biarkan talinya tergantung keluar dari saku, akan lebih baik jika dimasukan kedalam tas. Karena itu memudahkan para pelaku kejahatan melakukan aksinya.
  3. Bukan berarti sombong, tetap waspada dengan orang yang kita belum kenal.
  4. Ini yang terutama, berdoalah sebelum berpergian dan kalau sudah waspada tetap terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, ya… semua pasti ada hikmahnya.. bersyukurlah.
March 23, 2008

Ini adalah kisah tentang cangkir..
Suatu kali kita dihadapkan dengan tiga buah penampung air pemuas dahaga ini. Disana ada sebuah gelas kristal dari venice yang terkenal elegan dan mahal, lalu ada sebuah mug keramik lokal yang tidak semahal kramik dinasti Ming tiongkok, lalu satu lagi adalah sebuah gelas plastik menyerupai gelas air mineral, terlihat biasa saja bukan..

Bahan mereka berbeda-beda, itu menggambarkan mengenai jabatan, kekuasaan, apa kita miliki. Namun apa sebenarnya yang orang cari??

Apa yang ada di dalam cangkir tersebut bukan..??!
Apa yang ada di dalam gelas tersebut menggambarkan mengenai kepuasan kita, baiknya hubungan kita dengan saudara-saudara kita dan Tuhan, kepuasan dari orang-orang sekitar kita atas hidup kita di tengah-tengah mereka.

Namun…
Pertama gelas crystal yang sangat baik dari Venice, dihidangkan dengan hanya berisi air sedikit saja dan itu air mineral biasa.. Terlihat elegan bukan, namun biasa saja isinya.. hanya air mineral.
Yang kedua, adalah mug klasik dari daratan china.. memang klasik tapi tetap mahal, berisi teh namun agak sedikit kotor..
Yang ketiga, hanya gelas plastik (seperti air kemasan) berisi air syrup manis yang segar sekali..

Pada saat orang haus, apa yang dia pilih??
Apakah cangkirnya?? atau isinya?!
Tentu saja isinya… karena itulah yang akan dinikmati baik kita maupun orang lain, itu yang pertama.. sedangkan cangkirnya adalah hal kedua yang masih bisa di tolelir.

Jadi sebenarnya saat ini, apakah yang menjadi kepuasan kita??
Berlomba mendapatkan isinya atau cangkirnya

Jika kita mendapatkan keduanya dengan seimbang, tentu saja sangat baik.. tapi kadang pilihan sulit membuat kita harus memilih mana yang menjadi prioritas dalam pencarian hidup ini.. jadi mari kita belajar untuk menemukan esensinya.

hope you’ll take the point..